Saturday, September 24, 2016

Ketahui Penyebab dan Tanda Bisul Awal Berkembang

Bisul adalah infeksi kulit yang biasanya dimulai pada folikel rambut. Hal ini juga dikenal sebagai furunkel. Bisul adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang Staphylococcus Aureus.

Bakteri ini biasanya ditemukan pada kulit. Ketika kulit terkena benda asing atau luka, bakteri ini dapat membuat penyakit kulit seperti bisul. Jika bakteri ini, Staphylococcus Aureus juga masuk ke aliran darah, juga dapat menyebabkan penyakit yang mengancam kehidupan.

Ketahui Penyebab dan Tanda Bisul Awal Berkembang
Ketahui Penyebab dan Tanda Bisul Awal Berkembang
Untuk lebih memahami apa itu bisul, penting untuk mengetahui bagaimana bisul ( Staphylococcus Aureus) berkembang. Pada kulit, ada sekitar 1.000 spesies bakteri Sebagian besar dari mereka berada di permukaan luar kulit. Mereka juga dapat ditemukan di bagian atas setiap folikel rambut. Jika bakteri, khususnya Staphylococcus Aureus, mengalikan dan berkolonisasi ke folikel kulit rambut infeksi dapat berkembang. Infeksi inilah yang disebut bisul.

Penyebab Bisul

Siapa saja dapat dengan mudah terkena bisul karena kita semua memiliki bakteri ini, Staphylococcus pada kulit kita. Ada bisul yang bisa disebabkan karena rambut yang tumbuh ke dalam. Bisul juga dapat berkembang ketika benda asing terjebak di kulit, yang memungkinkan bakteri untuk masuk ke kulit dan menyebabkan infeksi. Perlu Anda ketahui, kalau jerawat matang juga merupakan jenis lain dari bisul mereka muncul saat kelenjar keringat atau minyak terpasang dan menjadi terinfeksi.

Kenali Tanda dan Gejala Bisul

Untuk mengetahui lebih lanjut apa yang menyebabkan bisul, kita juga harus mengetahui gejala yang ditimbulkan. Bisul adalah benjolan pada kulit di sekitar folikel rambut yang penuh dengan nanah. Tanda awalnya adalah peradangan, bisul terasa hangat saat disentuh, terasa halus namun terasa menyakitkan. Mereka bisa berukuran sekecil kacang atau sebesar bola golf. Biasanya bisul ini, berwarna kuning atau putih dengan tengah benjolan seperti nanah yang berkembang. Mereka juga dapat pecah dan tiriskan. Infeksi dapat keluar lebih dalam ke jaringan kulit dengan demikian kemudian menjadi abses kulit.

Terkadang dalam kasus infeksi berat, seseorang dapat mengalami demam tinggi. Dia juga mungkin mengalami kelelahan dan kelenjar getah bening bisa membengkak. Bisul bisa kambuh dan ketika itu terus berulang, itu kemudian disebut furunkulosis kronis. Banyak pasien mengalami infeksi kulit berulang dan dapat menyebar ke anggota keluarga lainnya. Orang yang diabetes, obesitas dan mereka yang memiliki gangguan hematologi cenderung mudah terinfeksi kulit seperti bisul.

0 Comment

Post a Comment